Saya mahasiswa fakultas hukum semester akhir di salah satu universitas negeri di Makassar. Pernah suatu hari di tahun 2013, saat kepala mulai penat dengan urusan kuliah, timbul niat buat refreshing ke luar kota. Awalnya niat itu memudar, secara, mahasiswa mana punya duit buat liburan ?!, apalagi liburan ke luar kota. tapi, saya selalu yakin dengan tuhan yang selalu memberikan kejutan-kejutan luar biasa pada saat hamba-Nya berdoa dan meminta sesuatu. hal tersebut diperkuat dengan tulisan bang pandji tentang Atheisme yang saya baca, tulisan tersebut sangat inspiratif dan membuka pemikiran saya tentang tuhan dan kehidupan. yang mau baca silahkan klik.
Setelah sholat saya senantiasa berdoa, selain doa selamat dunia-akhirat, dan doa kepada kedua orang tua, tidak lupa saya selipkan doa agar diberi kesempatan untuk liburan ke luar kota. lalu beberapa bulan kemudian akhirnya doa itu terjawab, bulan November 2013 ada evaluasi perekaman persidangan Tipikor di Bali, saya salah satu mahasiswa yang ditunjuk untuk menghadiri evaluasi tersebut. biaya tiket dan akomodasi lainnya semua ditanggung pihak penyelenggara. perasaan haru, dan senang bercampur aduk menjadi satu dalam satu kalimat syukur. Terlebih ini kunjungan pertama saya ke Bali.
Gambar 1 (Tiket Pesawat Garuda Indonesia)
Tanggal 11 November 2013, saya dan rekan se-tim berangkat dari bandara Sultan Hasanuddin, Makassar menuju bandara Ngurah Rai, Denpasar. kami terbang dengan menggunakan Pesawat Garuda Indonesia. Saat check in di bandara Sultan Hasanuddin saya disambut senyum hangat dari petugas Garuda Indonesia. pelayananya cepat dan tidak neko-neko, hal itu membuat antrian tidak panjang saat check in. tidak lama menunggu, pesawat Garuda Indonesia yang akan membawa kami siap lepas landas. tidak ada delay saat itu, hal ini menjadi poin penting dalam perjalanan saya. karena ketepatan waktu sangat berperan, apalagi rundown acara yang disediakan oleh penyelenggara sangat padat dan dibutuhkan ketepatan waktu. jadi untuk memperhitungkan kegiatan saat di Bali, kata delay menjadi kata keramat. namun untungnya Garuda Indonesia on-time dalam jadwal penerbangan. masuk ke dalam pesawat, keramahan dari pramugari seketika merekahkan senyum di wajah yang sedikit pucat karena kurang tidur semalam. para pramugari menawarkan permen dan koran untuk menangkis kejenuhan saat terbang. bicara soal kejenuhan saat terbang, beberapa kali saya bepergian dengan pesawat berbeda, tapi hanya Garuda Indonesia yang memberikan fasilitas yang membuat saya betah dan merasa nyaman menggunakan jasa penerbangan Garuda Indonesia. di dalam pesawat terdapat media player yang dapat digunakan untuk mengusir kegalauan, kejenuhan dan hal-hal serupa lainnya. kita juga dapat meminta bantal dan selimut jika ingin beristirahat, tinggal minta tolong saja dengan pramugari yang sedang bertugas. kebetulan penerbangan saya pada pagi hari, meskipun lupa sarapan, Garuda Indonesia menyiapkan sarapan yang cukup dan dilengkapi minuman nikmat sesuai dengan selera. di zaman global ini media sosial menjadi sesuatu yang sangat digandrungi, apalagi bagi mahasiswa seperti saya, selfie-selfie pun tidak dapat saya hindari, meski itu saat terbang bersama Garuda Indonesia. foto sana-sini ga masalah dan ga dilarang oleh mba pramugarinya. bebas, asal ga mengganggu penumpang lainnya. terbang bersama Garuda Indonesia serasa di rumah sendiri. suasana nyaman dan tenang sehingga mewujudkan pengalaman terbang yang tak dapat dilupakan.
Gambar 2 (Narsis di pesawat Garuda Indonesia)
Tak terasa akhirnya saya tiba di bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali. saya tiba tepat waktu sesuai dengan yang dijadwalkan sebelumnya. hal pertama yang saya lakukan saat tiba adalah mengambil barang bawaan saya yaitu koper dan tas berisi berkas-berkas penting. Alhamdulillah bagasi Garuda Indonesia tidak pernah mengecewakan. barang bawaan saya aman dan tidak lecet sama sekali.
Gambar 3 (Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar)
Di Bali kegiatan utama saya adalah evaluasi perekaman persidangan Tipikor. kegiatan tersebut berlangsung selama 4 (empat) hari yakni tanggal 11-14 November 2013. semua kegiatan telah terjadwal rapi dalam satu rundown acara. tapi saya sangat bersyukur karena penyelenggara kegiatan tidak membatasi kami jika ingin sekalian berkunjung ke tempat wisata di Bali.
Gambar 4 (Pembukaan Evaluasi Perekaman Persidangan Tipikor)
Saat-saat luang saya manfaatkan sebaik-baiknya. saya sadar kesempatan seperti ini, bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga biasa-biasa saja merupakan sesuatu yang langka. berbagai tempat pun saya kunjungi. untunglah kunjungan saya ke Bali semakin menyenangkan dengan dipertemukan bersama teman SMP dan SMA saya yang sudah lama tinggal di Bali. mereka mengajak saya berkeliling, menemukan berbagai keindahan di pulau dewata. di antara berbagai tempat wisata tersebut, daerah Uluwatu menjadi daerah yang paling berkesan. langit senja, desir ombak dan pura di Uluwatu membuat suasana menjadi kian hangat. Suasananya membuat saya lupa akan kejenuhan saat kuliah.
Tanggal 15 November 2013, saatnya untuk pulang ke Makassar, kembali Garuda Indonesia menjadi pilihan untuk mengantarkan kami ke Makassar. seperti halnya saat pergi, pulang bersama Garuda Indonesia juga menyajikan pengalaman terbang yang tak terlupakan.apalagi penerbangan saya saat pulang diwarnai dengan pemandangan yang indah dari ketinggian. pemandangannya seperti melihat surga di Bumi. tiba dengan selamat di Makassar dan mendapat segudang pengalaman saat di Bali juga tentunya ketika terbang bersama Garuda Indonesia.
Gambar 6 (Salah satu pertunjukan seni di Bali)
Gambar 7 (Pemandangan saat pulang menuju ke bandara Sultan Hasanuddin, Makassar dengan Garuda Indonesia)
Bang pandji pernah bilang gini waktu stand up comedy, klo orang foto itu tergantung usia dan jari tangannya saat foto. Nah!!! ini bonus kalo foto-foto itu ga tergantung usia, siapa aja, berapapun usianya kalo mau alay ya ga mesti sesuai dengan umur ama tangannya saat foto. hahaha
Foto bareng pak Bambang Widjojanto (WK KPK)




wah, seru banget pengalamannya di bali. semoga nanti saya juga bisa keliling Indonesia lagi bersama Garuda Indonesia. udah lama gak naik pesawat :D
BalasHapusrasanya mau juga berkunjung dan keliling indonesia bersama Garuda Indonesia, apalagi klo bersama orang yang di cintai atau keluarga :)
BalasHapusRasanya baru sekali saya menaiki maskapai penerbangan Garuda Indonesia dan Fasilitas dan Kenyamanannya itu sangat-sangat beda dengan maskapai yang pernah saya naiki. Semoga saya bisa Flying With Garuda Indonesia Again....
BalasHapusmantap, semoga saya bisa menaikinya segera, saya tertarik dengan fasilitas yg ditawarkan maskapai ini.
BalasHapusbaru sempat mampir aq. keren pengalamannya..hampir sama dgn diriku :) kmrin sempat ke Bali ada kegiatan jga blan agustus akhir. Bali bnr2 kota.y para bule-bule (y) angkot.y aja gratis :D (y) indah deh Bali..
BalasHapussy beberapa kali menggunakan garuda, dan pelayannannya memang sangat mantap. keramahan sepertinya yang membuat maskapai ini menjadi maskapai dengan economy class terbaik di dunia
BalasHapusKesan pertama memang sulit dilupakan. Untuk perjalanan abang, jujur saja aku iri!
BalasHapus